Sunday, 6 May 2018

Review Panacaea Brightening Organic Mask - Semenyenangkan ini maskeran dirumah!



tulisanhelda - Kalau kalian pernah baca postinganku dulu yang membahas mengenai kecintaanku terhadap masker-masker yang berbau organik, kali ini aku mau review salah satu produk masker wajah organik yang aku beli di salah satu online shop.


Jadi beberapa waktu lalu, aku berbulan madu dengan suamiku ke pulau dewata, Bali. Siapa sih yang gak tau cuaca di Bali seperti apa ? Panas banget, jauh jika dibandingkan dengan kota kelahiran dan tempat tinggalku yaitu Bandung.
Aku menghabiskan waktu di Bali selama 4 hari 3 malam. Aku dan suami sewa kendaraan roda dua untuk kita pergi explore selama di Bali. Dengan cuaca panasnya, kalian bisa bayangin gimana kondisi kulitku selama disana terutama wajah. Meskipun menggunakan sunblock, tetap saja matahari lebih kuat untuk membuat wajahku belang seketika. 

Setiap di hotel sebelum masuk waktu tidur, sambil bercermin aku sudah meniatkan diri ketika pulang ke Bandung, aku akan ekstra untuk kembali merawat kulit wajahku yang (tentu saja) menghitam dan belang. Sampai akhirnya ketika aku sedang scroll-scroll akun instagram, aku menemukan postingan mengenai salah satu produk masker yang terbuat dari bahan-bahan alami atau organik. 
Nama maskernya adalah Panacaea. Dibukalah tuh akun instagramnya dan mulai kepo dengan hasil review-reviewnya. 
Oke, reviewnya semua positif, dan akhirnya aku memutuskan untuk memesan masker organik ini sesampainya aku di Bandung.

Masker organik panacea ini mempunyai 2 series yaitu Acne dan Brightening. Karena aku sedang tidak bermasalah dengan jerawat, akhirnya aku memesan panacaea mask dengan series brightening. Nah, waktu itu aku pesan tepat sesampainya aku di Bandung, aku order dengan sistem PO (PreOrder)

Sekitar kurang lebih seminggu, akhirnya paket yang ditunggu-tunggu dateng juga, yap panacea mask pesananku sudah datang. Tepat hari itu juga, sepulang kerja aku langsung cobain maskernya dikarenakan sudah tak tahan dengan kulit wajahku yang breakout, selain menghitam dan belang, bruntusan di pipi dan jidat mulai bermunculan. 


Satu pack dari Panacaea Brightening Organic Mask ini berisi sepuluh sachet mask berbentuk serbuk yang nantinya dipakai setiap harinya selama 10 hari. Uniknya, 5 bungkus masker ini diberi label angka penggunaan harian ganjil dan 5 bungkus lainnya untuk penggunaan harian genap.
Didalamnya juga tercantum cara penggunaan dari maskernya (lupa gak difoto karna lupa simpen dimana). Di belakang packing (bungkus coklat) tercantum expired date dari maskernya itu.

Hari pertama aku menggunkan masker organik ini, aku suka dengan aroma dari maskernya dengan bau coklat yang bikin pingin aku jilat banget nih masker hihi.
Cara pakenya gampang banget, sachet mask (sesuaikan angkanya yah) di tuang ke wadah kecil lalu diberi air secukupnya diaduk sampai agak mengental, lalu tinggal langsung aku oles deh ke wajahku dan didiamkan selama 15-20 menit sampai mengering. Oiya disini aku pakai air matang ya dan di oles hanya menggunakan jari-jari saja tidak menggunakan kuas masker. 
Setelah kering, aku langsung bilas dengan air biasa sambil sesekali aku menggosokan pelan sisa-sisa dari maskernya, kaya peeling gitu. Ketika merasa sudah cukup, aku bersihkan secara total sisa-sisa maskernya sampai benar-benar bersih. 

Setelah benar-benar bersih, aku langsung dibuat suka banget dengan hasilnya yang otomatis bikin kulitku lembut dan kenyal, namun untuk bruntusan di jidat dan pipi masih belum berubah (yaa namanya juga baru hari pertama pake yah hihi) tapi aku tetep suka dengan hasilnya di awal pemakaian ini.


Saat menuliskan ini, aku sudah menggunakan maskernya hari kedelapan. Dan ternyata angka genap dan ganjil ini juga membedakan kandungan rasa atau varian dari maskernya itu. Untuk series brightening yang aku pakai ini setiap sachet yang bernomorkan ganjil itu memiliki varian coklat sedangkan untuk yang bernomorkan genap memiliki varian kopi. Awalnya kukira setiap sachet akan berbeda-beda variannya hihi.

Oke, mari lanjutkan bagaimana hasilku setelah hari kedelapan aku rutin setiap harinya menggunakan panacea mask ini. Untuk hari pertama sampai ketiga untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan bruntusan di wajahku memang belum signifikan, itu dikarenakan semua yang menggunakan bahan alami membutuhkan waktu untuk bisa mendapatkan hasil yang diinginkan. Tidak bisa instan.
Tapi hasil yang aku dapat selain itu adalah warna kulit wajahku sudah mulai rata dan cerah, dan lagi-lagi aku suka banget sama hasilnya yang bikin kulit wajahku makin lembut dan makin kenyal. 
Masuk penggunaan hari keenam, tujuh dan saat ini yang kedelapan, aku cukup excited dengan hasilnya. Yap, bruntusan di jidatku sudah mulai berkurang termasuk di pipi sebelah kananku (karna kiri aman-aman saja) dan aku merasa senaaaaang sekali sehingga aku memutuskan untuk menuliskan ini.

Aku udah ngerasain banget nih manfaat dan hasil dari penggunaan Panacaea Brightening Organic Mask. Buat temen-temen semua yang punya masalah kulit kaya aku, aku rekomendasiin deh masker organik ini. Karna ini organik, maka temen-temen gak perlu tuh yang namanya khawatir dengan efek samping yang berbahaya, karna In Syaa Allah ini aman, serius! Cuma aku lupa gak foto before afternya, tapi perubahan baik setelah aku pakai masker ini udah aku rasain banget.


Sampai saat ini aku cuma mau bilang "Wow semenenangkan ini maskeran dirumah bersama Panacaea Mask!"

Oiya, buat temen-temen yang mau coba juga maskernya kalian bisa cek akun instagramnya @panacaea.id, dibionya sudah tercantum kontak yang bisa dihubungi untuk kalian order organik maskernya. Selamat mencoba !



Sekian review kali ini, sampai bertemu kembali di review-review selanjutnya.
Keep beauty!



Love, 
Helda Kardyana.

Thursday, 29 March 2018

REVIEW - Azalea Shampoo & Hair Mist



Assalamualaikum beauty!
Bagi wanita yang berhijab, memelihara kesehatan rambut adalah hal yang benar-benar butuh perhatian lebih. Karna pada dasarnya permasalahan rambut seperti panas, ketombe, rontok, lepek, bau dan lain sebagainya itu dialami oleh kebanyakan wanita yang berhijab. Yang tentunya hal itu juga aku alami sendiri.

Dalam aktivitas keseharianku yang sekarang ini cukup padat tentunya waktu dalam menggunakan hijab juga jadi lebih lama dari biasanya. Kepala terpapar sinar matahari, rambut menjadi kekurangan oksigen, dan lain sebagainya. Gak jarang aku ngerasa gatel di sekitar rambutku setiap kali usai terpapar sinar matahari dan hal itu bikin aku bener-bener gak nyaman. Apalagi kalau gatal di kulit kepala muncul ketika aku sedang rapat dengan atasan misalnya, ah engga banget deh.

Kali ini aku mau coba review 2 produk baru dari brand terkenal Natur. Jadi Natur ini mengeluarkan 2 produk baru yang diberi label "Azalea inspire by Natur". Azalea ini mempunya 2 produk yang diperuntukkan untuk para wanita yang berhijab, yaitu Azalea Shampoo dan Azalea Hair Mist.



1. Azalea Shampoo 



Tekstur dari Azalea shampoo ini menurutku sedikit lebih encer dari produk shampoo-shampoo lainnya yang cukup kental dan padat. Warna dari shampoonya coklat agak bening gitu. Aromanya cukup menenangkan karna ada dua kandungan yang cukup bikin aku tertarik kenapa aku mau review ini, yaitu Olive Oil dan Gingseng.
Seperti yang kita tahu manfaat dari olive oil itu banyak sekali begitu juga untuk memelihara kesehatan rambut. Olive Oil atau minyak zaitun bermanfaat sebagai pelembab rambut, mengatasi ketombe, mengatasi rambut bercabang, mengatasi rambut kusam, lepek, dan kaku juga bisa membuat rambut lebih mudah diatur. Sedangkan gingseng bermanfaat sebagai nutrisi ekstra untuk akar rambut sehingga membuat rambut menjadi lebih kuat dan terhindar dari masalah kerontokan, juga menjadi peran dalam melindungi rambut dari sengatan sinar matahari karna mengandung selulosa.

Pertama kali aku pake shampoonya, aku cukup suka dengan aromanya yang menenangkan. Aku juga suka dengan adanya cooling sensation di kulit kepalaku ketika menggunakan shampoo ini. Hanya saja aku kurang suka dengan hasil setelah aku bilas dengan air, kurang lembut aja gitu menurutku. Jadi setelah aku bilas, aku ulangi menuangkan shampoo ke kepalaku dan kemudian dibilas kembali.
Aku adalah tipe orang yang kalau pakai shampoo itu pokoknya hasilnya harus langsung lembut ke rambutku, biar berasa keramasnya, hehehe.

2. Azalea Hair Mist



Selesai keramas menggunakan Azalea Shampoo, ketika rambut setengah kering aku langsung menyemprotkan Azalea Hair Mist dengan jarak kurang lebih 10 cm dari rambutku.
Lagi-lagi aku suka banget sama aroma dari rangkaian azalea ini, terlebih si Azalea Hair Mist ini. Aromanya yang segar dan menenangkan membuat aku jatuh cinta dengan hair mist ini.
Oiya, selain penggunaan pada rambut ternyata Azalea Hair Mist ini bisa juga dijadikan sebagai body mist, loh. Multifungsi banget, kan! Happy deh kalau ada satu produk yang multifungsi tuh, hihi.

Aku suka dengan hasil dari Azalea Hair Mist ini, selain karna aromanya aku juga suka dengan efek yang aku rasain di rambutku. Rambut menjadi lebih lembab dan lebih lembut daripada hanya sekedar menggunakan shampoo saja.



Kesimpulan :

Review jujur nih yaaa temen-temen semua.
Setelah beberapa kali aku menggunakan shampoo dari Azalea ini kayanya sih ya ini gak cocok di rambutku. Karna gini, sebagian besar wanita berhijab pasti mengalami salah satu masalah rambut yang ngeselin banget yaitu lepek. Ternyata itu tidak berlaku untukku, justru semenjak berhijab rambutku itu amat sangat kering, dan bikin rambut aku makin kering. Jadi, ini sepertinya memang direkomendasikan untuk temen-temen semua yang mengalami masalah rambut lepek. 
Dan untungnya, aku terbantu dengan Azalea Hair Mist yang aku gunakan setiap kali setelah keramas. Hair mistnya bantu banget untuk bikin rambutku lembab dan engga kering setelah menggunakan shampoonya. 
Azalea Hair Mist ini juga bisa aku bawa kemanapun aku beraktivitas. Karna aku pake juga ke badan dan ke hijab aku, setiap kali sedang berkativitas diluar ruangan aku bisa semprot ulang hair mist dari Azalea ini ke leher dan hijabku. Kembali fresh lagi deh, jadi aku bisa fresh seharian!

Oke, segitu aja review dari ku mengenai Azalea Shampoo & Azalea Hair Mist by Natur. 
Sukses terus untuk Natur dalam mengeluarkan produk-produk alami andalannya.

Thankyou, beauty!



Love,
Helda Kardyana.
 












Sunday, 4 March 2018

MEMUTUSKAN UNTUK MENIKAH (PART 3) - Yakin?

Dalam waktu seminggu aku mengenalnya, aku masih tidak percaya akan adanya seseorang yang baru saja hadir dalam kehidupanku dan langsung menyatakan keseriusannya dengan tanpa waktu yang lama. Sungguh saat itu aku dihantui rasa takut dan bingung.
Bukan aku ingin membuka masa lalu, tapi aku ingin mengatakan alasan ketakutanku saat itu.
Aku pernah ada di hubungan yang cukup lama dengan seseorang namun gagal dalam hubungan yang serius.
Aku merasakan hal yang sama ketika dia datang secepat itu dan menyatakan keseriusannya.
Aku takut untuk kembali gagal dalam menjalin suatu hubungan terlebih dengan dia, dia yang baru saja aku kenal. Aku benar-benar tidak mengenali dia seperti apa dan bagaimana saat itu.

Namun entah mengapa dan bagaimana, dia begitu yakin terhadapku. Lalu, akupun merasakan hal sama saat itu meski masih tetap dihantui rasa bingung dan takut.


Seminggu setelah dia menemui orang tuaku, kembali dia membuktikan keyakinannya dan untuk menghilangkan rasa takut dan bingung yang aku rasakan waktu itu. Dia membawaku ke keluarganya untuk dikenalkan. 
Ada cerita sebelum aku dibawa kerumahnya. Dia bercerita bahwa dia pernah berbicara ke mamanya kaya gini,

"mah, aku mau nikah"
"nikah gimana ari kamu, calonnya aja belom ada"
"ada, nanti aku kenalin"

Kemudian, hari itu tepat pada hari sabtu tanggal 1 Oktober 2016 dia menjemputku kekantor untuk diajak ke rumahnya. Waktu itu kita gak langsung pulang ke rumahnya. Kita mampir dulu ke salah satu tempat makan di jalan sukajadi sambil dia mencuci mobilnya. Jujur saja aku cukup tegang waktu itu, tapi dia berusaha untuk membuat aku tidak tegang dengan cara mengajak makan dulu dan ngobrol banyak hal. 

Seselesainya mencuci mobil dan makan, kita melanjutkan perjalanan menuju rumahnya yang ada di jalan sarijadi. Dan kembali aku merasakan tegang hebat, tapi lagi-lagi dia mengerti tanpa harus aku berbicara bahwa aku tegang, dia mengajak aku ngobrol yang bikin aku malah jadi asik bercerita kepadanya dengan penuh ekspresi, seketika hilang sudah rasa tegang aku.
Sampai tidak sadar, mobil sudah memasuki gapura yang langsung membuat aku berhenti bercerita dan bertanya kepadanya.
"udah mau sampe yah?"
"belom, lanjut aja cerita"
Iya dia bohong, padahal memang sudah mau sampai. Dia begitu agar aku tidak tegang.

Sesampainya dirumah, dia membuka pagar rumah memasukan mobilnya dan kemudian mempersilahkan aku masuk menuju ruang tamu. Kita masih duduk berdua di ruang tamu keluarganya ada dilantai 2. Masih dengan kondisi tegang lalu aku mendengar suara mamanya berteriak memanggil.

"om, mana sini bawa temennya kesini aja keatas. Kenalin ke mama."

Lalu akhirnya dia mengajak aku ke lantai dua untuk bertemu dengan mamanya. Hanya ada mamanya, tetehnya dan keponakan perempuannya. Aku memperkenalkan diri kepada mereka dengan salaman.
Hanya obrolan-obrolan kecil yang keluar saat ini karna masih dalam suasana canggung, karna aku lebih sibuk berkenalan dengan keponakan perempuannya saat itu untuk mencairkan suasana.

First impression aku bertemu mereka adalah, kalau mama tidak banyak ngobrol, teteh lebih banyak mengajak aku mengobrol dan bercerita, dan Aira, keponakannya yang awalnya pemalu namun lama-lama aku dan Aira sudah akrab aja seperti sudah lama kenal.
Alhamdulillah, suasana sudah tidak setegang seperti awal. Aku mulai santai.

Waktu sudah masuk shalat ashar, dia pamit untuk shalat ashar begitupun yang lain kecuali aku, karna waktu itu aku sedang berhalangan. Lalu semuanya bersiap-siap karna kita akan pergi keluar untuk makan malam.

Kita memutuskan makan malam di salah satu cafe baru di Bandung yang sedang hits saat itu, One Eighty yang beralamat di Jl. Ganesa No. 3 Bandung. Kita disana mengobrol banyak hal, masih dengan pertanyaan-pertanyaan umum seperti kerja dimana, sibuk apa sekarang, dan lain sebagainya. Aku lebih banyak diam karna masih agak malu-malu gitu (tapi makan tetep abis tanpa kenal jaim, hahaha), seneng banget karna teteh dan mamanya juga ponakannya welcome banget sama aku. Aku dibuat nyaman pergi dan berbincang bersama dengan mereka. Alhamdulillah, aku juga bahagia melihat senyum dia yang bahagia sudah mengenalkan aku dengan keluarganya.


1/10/16 photo by Akbar Riyadi

Ini adalah foto pertamaku bersama keluarganya, dia mana ? Yaaa yang fotoin lah hihihi.
Aku senang sekali, ini adalah pertama kalinya untukku ada seseorang yang hebat luar biasa beraninya seperti ini. Tak membutuhkan waktu lama untuk menyatakan bahwa dia yakin. Tidak banyak bicara tapi selalu membuktikan. Aku mengagumi itu dan semoga selalu seperti itu yaaa.

Semenjak itu aku semakin yakin juga terhadapnya, aku memutuskan untuk mengenal dia lebih jauh dan keluarganya begitupun sebaliknya dengan dia terhadapku sampai kita benar-benar yakin memutuskan untuk menikah.

Aku meyakinkan diri bahwa ini adalah jawaban atas semua do'aku yang aku panjatkan setiap sujudku.  Aku bersyukur atas dipertemukannya diriku dengannya. Terimakasih Ya Rabb.





Aku yang akan menjadi pendapingmu.
Love,
Helda Kardyana.