Wednesday, 27 March 2019

Bandung Champion City - Inovasi Bermain Sambil Belajar untuk Anak

tulisanhelda - Hari minggu kemarin tepatnya tgl 24 Maret 2019, aku bersama temen-temen blogger dari MDR Management senang banget bisa diundang untuk menghadiri acara soft opening salah satu theme park baru di Bandung yaitu Bandung Champion City.
Bandung Champion City (BCC) merupakan Indoor Edutaiment Theme Park terbesar di Indonesia, dengan konsep kota metropilitan mini dengan struktur dan tatanan yang sesuai dengan kota sebenarnya, wow! Konsep ini juga mengajarkan anak untuk bisa berperan dalam menjalani berbagai profesi. BCC ini memiliki inovasi untuk anak bisa bermain sambil belajar dengan berbagai wahana edukasi yang ada didalamnya.

Dengan luas area 10.000 meter persegi ini terdapat 77 wahana dengan 177 macam profesi didalamnya yang bisa dikenalkan kepada anak-anak usia 4-15 tahun yang memang pada usia itu sedang dibentuk kelekatan untuk mengetahui apa minat dan bakat mereka di masa depan. 

Disini anak-anak bisa memainkan peran profesi yang terdapat pada setiap wahananya. Anak-anak bisa langsung berperan sebagai dokter, petugas pemadam kebakaran, pilot, petugas bank, petugas pom bensin dan masih banyak lagi.
Saat bermain dalam perannya, anak-anak akan diberikan upah atau gaji berupa uang-uangan yang akan didapatkan setelah mereka menyelesaikan satu pekerjaan. Uang-uangan yang mereka dapatkan itu bisa digunakan kembali untuk membayar ke wahana tertentu lainnya.
Disetiap wahana, tentunya ada mentor khusus yang akan membantu dan mendampingi anak-anak ketika sedang belajar memainkan perannya.

Disini jelas sekali pelajaran yang diterapkan pada anak adalah kemandirian. Karna meskipun ada mentor, anak-anak tentunya diajarkan mandiri untuk hal-hal terkecil sekalipun seperti menggunakan kostum sendiri dan merapikannya kembali setelah digunakan.

BBC sendiri memiliki misi untuk mempersiapkan anak-anak menjadi generasi emas 100 tahun Indonesia merdeka. Tidak hanya sekedar bermain sambil belajar, BCC juga menurutku cukup serius membantu para orang tua dalam mendeteksi minat dan bakat pada anak dalam berkarir yaitu dengan adanya laporan bermain yang bisa di konsultasikan dengan bantuan psikolog yang tersedia disana untuk mendiskusikan hasil dari laporan bermain anak. Seru dan bermanfaat banget kan!

Sebagai calon ibu, aku seneng banget dengan kehadiran wisata edukasi ini terutama di Bandung. Melihat perkembangan zaman sekarang yang agak sedikit mengkhawatirkan, dengan adanya wisata edukasi BCC membantu para parents dalam mengurangi kekahwatirannya dalam dunia pendidikan anak. Aku sudah merekomendasikan ini untuk keponakanku yang akan mamasuki usia 10 tahun yang emang anaknya semangat banget dalam hal pendidikan, dan dia sangat berantusias ketika aku menceritakan gambaran dari BCC ini. Tak perlu menunggu waktu lama, ponakanku langsung mengunjungi BCC dan begitu antusias menceritakan pengalamannya bermain sambil belajar di Bandung Champion City.


Tentunya, ini juga wajib aku kunjungi nanti bersama anakku kelak setelah ia lahir didunia ini, semoga nanti pas waktunya anak aku udah bisa diajak kesana, BCC semakin keren dalam meluaskan kembali inovasi-inovasinya dalam membentuk anak menjadi generasi juara.




Buat yang tertarik juga kalian bisa langsung aja datenging ke lokasinya di Lucky Square Mall yang beralamat di Jl. Terusan Jakarta No. 2, Kota Bandung. Tepatnya ada di lantai 5 (P8).

Informasi HTM Bandung Champion City

TIKET REGULER
- Toddler (2-3 tahun)
Rp100.000/orang dengan kuota 250

- Anak-anak (4-15 tahun)
Rp150.000/orang dengan kuota 1500

- Dewasa (17-60 tahun)
Rp100.000/orang dengan kuota 750


TIKET PAKET KELOMPOK
Gold Rp150.000/orang
- Durasi bermain 6 jam
- Raport bermain dan konsultasi psikologi

Platinum Rp170.000/orang
- Durasi bermain 6 jam
- Makan siang
- Raport bermain dan konsultasi psikolog

Titanium Rp200.000/orang
- Durasi bermain 6 jam
- Makan siang
- Transportasi antar jemput*
- Raport bermain dan konsultasi psikologi

Oh iya, ada informasi menyenangkan nih buat yang penasaran ingin berkunjung ke wisata edukasi BCC yaitu ada harga spesial diskon 50% untuk tiket masuk terhitung mulai tanggal 25 Maret 2019 sampai dengan 1 April 2019, so tunggu apa lagi cusss dan dapatkan berbagai manfaat menyenangkan dan mengedukasi untuk anak disana!
Informasi lengkap lain kalian bisa kepoin akun instagramnya @championcity_id



Sekian tulisan kali ini, semoga bermanfaat!


Love,

Helda Kardyana



kenal lebih dekat dan sharing dengan aku di media sosial yuk!
Instagram @heldakardyana
Twitter @heldakardyana
Facebook Helda Kardyana



Friday, 1 March 2019

Produk Skincare Routine selama Hamil

tulisanhelda - Di tulisan kali ini aku mau sharing mengenai skincare yang aku pake selama kehamilan.
Aku mau sedikit sharing dulu nih mengenai kondisi kulitku semenjak dan selama hamil sampai sekarang kehamilanku sudah memasuki minggu ke-30 wiiiih alhamdulillah!

Semenjak hamil tentunya banyak perubahan juga yang aku alami, terutama perubahan hormonal dan yang paling kentara adalah perubahan hormon pada kulit wajah. Kondisi wajahku sebelum hamil itu normal kombinasi, ada beberapa bagian yang kering dan tentunya di area T zone berminyak, tapi gak banyak sih, lebih cenderung kering. Masuk masa-masa hamil, wajahku semakin kering, kusam, elastisitas berkurang dan yang paling parah itu jerawatan, hiks.

Jerawat yang muncul itu pasti kebanyakan di daerah jidat. Udah segala macam cara aku lakuin untuk hilangin atau berhentiin jerawat-jerawat yang muncul diwajahku tapi tetep aja malah makin banyak, yah namanya juga hormon ya kan. Udah gak bisa gimana-gimana lagi. Tapi, meskipun begitu sebagai perempuan yang peduli akan kesehatan kulit terutama kulit wajah, aku gak pasrah gitu aja sama apa yang terjadi pada kulit wajah aku. Tentunya dengan tetap melakukan perawatan untuk kulit wajah aku setiap harinya.
Tapi perlu diingat, saat hamil itu gak bisa sembarangan pakai produk skincare. Aku harus memastikan kalau produk skincare yang aku pake aman digunakan oleh ibu hamil. Nah, apa ajasih yang selama hamil ini aku pake, check this out!

1. Bersihin wajah hukumnya wajib
Untuk pembersih wajah, kebanyakan aku pasti pake produk yang genlte gitu karna kulit aku yang berubah jadi cenderung kering. Produk yang aku pakai adalah Cetaphil Gentle Wash dan ini dipakai siang dan malam. Bedanya kalau malam itu aku pakai setelah aku membersihkan wajah aku dengan Micellar Water dari Garnier yang seri baru yaitu yang Oil Infused Cleansing Water.
Nah kalau lagi gak ada bruntusan atau jerawat, aku juga mencuci wajahku dengan Gentle Clean Facial Foam dari Envygreen. Selain itu, biasanya kalau pada hari tertentu aku menggunakan makeup yang cukup tebal biasanya aku melakukan triple cleansing untuk wajahku. Pertama menggunakan micellar water, dibersihkan dengan cetaphil gentle wash dan terakhir dicuci lagi dengan facial foam dari Envygreen. Gatau kenapa karna rasanya pingin bersih banget aja gitu, he he he.

2. Atasi kulit kering dengan produk yang bisa menghidrasi kulit wajah
Seperti yang aku sebut ulang-ulang tadi, kulit aku lagi kering banget terutama semenjak hamil, jadi aku perlu banget tuh produk yang bisa bikin kulit wajah aku terhidrasi dengan baik. Untuk itu, setelah aku membersihkan wajahku aku lanjut dengan menggunakan toner untuk mengembalikan PH kulit wajah, aku pakai toner dari The Body Shop series Vitamin E Hydrating Toner, aku pakai menggunakan kapas dan di tap-tap ke seluruh permukaan wajah. Setelah itu aku pakai water essence yang super banget aku cinta dari Envygreen yaitu Intense Hydrating Toner Essence tipis-tipis merata. Setelah meresap, aku pake Bio Oil di titik-titik hitam bekas jerawat dengan cara dioles dengan sedikit dipijat memutar sampai oil meresap. Gunanya adalah untuk membantu memudarkan hitam-hitam bekas jerawat yang membandel.

3. Gunakan pelembab wajah yang cocok untuk kulit kering
Setelah penggunaan Bio Oil, aku langsung pakai Soft Moisturizer Cream dari Envygreen setiap sebelum menggunakan sunblock ataupun krim malam. Untuk siang hari aku langsung pakein sunblock yaitu Ultimate Sun Protection dari Envygreen, kalau malem biasanya aku pakai Night Extra Whitening dari Envygreen kurang lebih 2 hari sekali, itupun pas wajah lagi gak jerawatan.
Ketiga produk ini udah aku review di tulisanku tentang daily routine with Envygreen. Secinta itu emang sama produk dari Envygreen.


4. Perawatan saat berjerawat
Baru kali ini kulitku jadi sering banget jerawatan, pokoknya bener-bener semenjak hamil deh yang semakin meyakinkan aku kalau ini emang karna perubahan hormon.
Step by step perawatannya sama aja, hanya berbeda saat penggunaan untuk siang harinya. Sunblock Ultimate Sun Protection aku ganti dengan Clear Daily Protection dari Envygreen juga yang memang dikhususkan untuk kulit saat berjerawat. Nah kalau untuk malemnya, setelah menggunakan essence biasanya aku lewat untuk penggunaan Night Extra Whiteningnya dan aku ganti dengan menggunakan totol jerawat Acne Solution yang lagi-lagi dari Envygreen.
Acne Solution ini berupa totol jerawat ini sebenernya baru banget aku coba, mengingat aku masih takut dan was-was mengenai aman dan tidaknya suatu produk untuk ibu hamil terutama obat jerawat. Tapi setelah konsultasi dengan pihak dari Envygreen-nya kalau Acne Solution ini memang aman untuk ibu hamil. Senang sekali!!!

5. Perawatan mingguan
Selama hamil ini tentunya aku juga melakukan perawatan mingguan. Yaitu penggunaan masker wajah. Untuk masker wajah, kali ini aku lebih memilih masker bentuk sheet mask. Selain lebih simple, hasil yang didapat sesuai dengan yang aku mau yaitu membuat kulit wajah aku terhidrasi dengan baik dari serum yang terdapat dalam sheet mask tersebut. Pilihan produk sheet mask yang aku cinta banget sekarang adalah Innisfree. Aku suka karna ukurannya yang pas dan gak begitu besar diwajah aku yang mungil. Selain itu variannya banyak dan bisa aku pilih sesuai dengan kebutuhan permasalahan kulit wajah aku.
Cara aku menggunakan sheet mask biasanya di pagi/siang hari setelah mencuci wajah dan menggunakan toner. Aku pakai selama kurang lebih 15-20 menit agar serum yang terkandung dalam sheet mask meresap dengan baik ke kulit wajah aku. Nah biasanya pas udah dilepas, serum dari sheet masknya masih banyak yang belum meresap, jangan dibilas, tapi diusap sambil dipijat wajahnya sampai serum dari sheet mask benar-benar meresap, setelah itu lanjut deh dengan step skin care selanjutnya seperti biasa. Biasanya aku pakai sheet mask 2-3 kali dalam seminggu.

Kalau siang hari menggunakan sheet mask, beda halnya dengan malam hari. Untuk malam hari aku melakukan perawatan dengan scrub wajah aku dengan Dead Skin Cell Remover dari Envygreen. Ini juga salah satu super favorit aku dari sekian banyak favorit produk dari Envygreen. Fungsi dari scrub ini adalah membersihkan sel-sel kulit mati yang terdapat pada wajah. Aku pakai setelah mencuci wajah dan menggunakan toner. Pakenya juga gak perlu waktu lama kok, kurang dari 5 menit juga udah selesai, abis itu di basuh air deh.
Nah, biasanya kalau pas jadwalnya scrub, itu berarti jadwal aku untuk juga menggunakan sleeping mask. Aku pake Laneige Water Sleeping Mask. Sesuai dengan namanya, masker ini bisa aku bawa tidur sampai pagi. Cara pakainya, setelah scrub kemudian menggunakan krim malam dan dirasa sudah cukup meresap, aku olesin maskernya tipis-tipis ke seluruh wajah dan aku bawa tidur deh. Pagi-paginya pas bangun harus langsung dibersihin, dibilas sampai bener-bener bersih. Kalau engga, sleeping mask ini malah bisa memunculkan jerawat.
Ohiya, jadwal scrub dan sleeping mask ini aku pake pas emang lagi gak jerawatan atau pas jerawat udah mulai kering dan tinggal ngilangin bekas-bekasnya.
Hasil yang didapat dari penggunaan scrub kulit jadi lebih lembut dan bersih tanpa rasa perih diwajah dan hasil dari sleeping mask saat pagi hari wajah jadi lebih kenyal dan lebih lembab. Bonusnya, pagi-pagi wajah jadi lebih glowing ala korea hihi.
Untuk scrubing dan sleeping mask ini aku biasanya pake 1-2 kali aja dalam seminggu.

6. Jangan lewatkan perawatan bibir
Last but not least yang kadang suka kelupaan dimasukin list skin care routine yaitu perawatan bibir. Lip Balm dan Lip Scrub tentunya harus masuk list skin care routine. Lip Balm aku pake produk dari Vaseline Pure Petroleum Jelly yang sebenernya fungsinya banyak banget, bukan cuma untuk bibir aja ya cyin. Aku pake siang hari sebelum menggunakan lipstik dan malam hari menjelang tidur.
Sedangkan Lip Scrub aku pakai Kiss Me Lipscrub, produk yang (lagi-lagi) dari Envygreen. Aku pakai lip scrub untuk perawatan mingguan 2-3 kali dalam seminggu. Fungsinya adalah untuk menjaga kelembapan bibir dan menjauhkan dari bibir kering dan pecah-pecah.



Itu dia produk-produk skincare routine yang aku pake selama aku hamil demi mendapatkan "Pregnancy Glow" meskipun jerawat tetep suka muncul tapi aku tetap harus menikmatinya, hihi. Ibu hamil bener-bener gak bisa sembarangan banget dalam pemilihan produk yang aman untuk ibu dan janinnya. Tapi bukan cuma pas hamil, pas lagi gak hamil pun pastikan produk yang dipake itu aman untuk kesehatan kulit yaa!
Sekian tulisan kali ini, semoga bermanfaat, luvs!

Keep Beauty & Healthy!
Love,
Helda Kardyana

Thursday, 21 February 2019

Zayana Hijab - Hijab Organik Ramah Lingkungan

tulisanhelda - Seperti yang kita tahu, di Indonesia khususnya di Bandung sudah diberlakukan untuk pengurangan penggunaan kantong plastik terutama di tempat-tempat perbelanjaan. Hal tersebut dibuat untuk menyadarkan masyarakat agar bisa lebih peduli terhadap pelestarian lingkungan. 
Kepedulian kaum muda masa kini terhadap pelestarian lingkungan dibuat menjadi lebih inovatif dan menarik termasuk kepada pada pebisnis kreatif yang begitu banyak di Indonesia.
Saat ini hal-hal yang berbau organik lagi banyak banget digandrungi oleh para kaum milenial terutama dalam hal perawatan kulit tubuh dan wajah. Kali ini salah satu yang menarik buat aku yaitu dengan adanya kemunculan Hijab Organik.
Lalu aku berkenalanlah dengan salah satu brand asal Bandung yang mengeluarkan hijab dengan menggunakan bahan-bahan organik, yaitu Zayana Organic
Jadi beberapa waktu lalu aku berkesempatan ikut event bersama MDR Management yang mengadakan acara gathering beauty blogger/vlogger dan salah satu sponsor di acara itu adalah Zayana Organic. Alhamdulillah saat itu aku terpilih sebagai best costume bersama ketiga teman lainnya, dan hadiahnya itu hijab organik dari Zayana Organic. Begitulah awal mula berkenalan dengan Zayana Organic ini dan menarik untuk bisa sedikit aku ulas di tulisan kali ini.

Tentang Hijab Organik
1. Pakai serat kain dari alam tanpa bahan kimia
Kain yang dipakai untuk hijab organik terbuat dari 100% serat alam. Tidak ada kandungan kimia atau kain polyester di dalamnya. Tumbuhan yang dipakai sebagai serat kain tersebut juga seharusnya ditanam secara organik, tanpa pestisida.

2. Jenis kain berbeda-beda
Kain organik memiliki banyak jenisnya, mulai dari katun, linen, hingga wool. Selain dipakai untuk busana, kain organik juga sering dipakai untuk kain sprei seperti kain tencel. Kini, kain tencel pun mulai dipakai sebagai hijab.

3. Biasanya lebih mudah lecek
Salah satu alasan sedikitnya kain organik yang dipakai sebagai hijab adalah teksturnya yang mudah lecek. Contoh kain organik yang bisa dipakai untuk hijab adalah katun, tencel, hingga linen.

4. Tak mudah menyerap tinta
Hijab motif atau pattern scarf sedang hits di kalangan hijabers. Namun, untuk membuat pattern scarf menggunakan kain organik cukup menantang. Warna yang tercetak biasanya kurang 'keluar'. Perlu teknologi printing khusus untuk mencetaknya, dan Indonesia belum punya banyak percetakan khusus tersebut.

5. Lebih adem dipakai
Meski mudah lecek, hijab organik sangat nyaman dipakai di kepala. Serat alami membuat kain terasa dingin dan adem. Kain yang nyaman juga tidak membuat telinga terasa 'budek'. Inilah alasan utama hijab organik cocok dijadikan hijab.

6. Lebih ramah lingkungan
Kain yang berasal dari alam tentu saja lebih ramah lingkungan. Sampah organik lebih mudah terurai dibandingkan kandungan kimia. Produksi tanaman secara organik juga berpotensi mengurangi bahan-bahan kimia berbahaya yang berasal dari pupuk kimia.

7. Masih sedikit dijual di Indonesia
Sayangnya, hijab organik masih jarang ditemukan di Indonesia. Selain karena teknologi yang masih terbatas, hijab organik juga belum tentu disukai pasar. Alasannya sudah diungkap di atas, bisa karena mudah lecek atau tidak mudah dibentuk.

8. Anti bakteri dan anti iritasi
 

Tidak semua kain organik mengandung anti bakteri dan anti iritasi. Kain organik yang memiliki kelebihan ini salah satunya adalah kain dari serat bambu. Di Indonesia, belum banyak yang memakai kain berserta bambu untuk hijab. 


My Impression about Zayana Organic

Zayana Organic sendiri menggunakan 100% serat kain organik yaitu dari serat pohon eucalyptus yang tentunya ramah lingkungan. Selain itu Zayana Organic juga menggunakan perpaduan kain euca fascia dengan teknologi ecoBreathe yang membuat kain terasa dingin dan adem. Ini terbukti banget pas aku pegang bahan dari hijab Zayana Organic ini, dibuat jatuh cinta dengan bahannya yang super lembut dan adem banget. Saat digunakan membuat kulit kepala bisa bernafas tiga kali lebih cepat sehingga terbebas dari lembab, bau dan gatal.
Hijab dengan bahan organik ini nyaman banget pas dipake. Terutama buat aku yang memasuki kehamilan trimester tiga yang gampang banget gerahan. Cooling sensationnya bikin aku nyaman seharian pakai hijab dari Zayana Organic ini. Selain bahannya, aku juga suka Zayana Organic yang menggunakan warna-warna earth tone dan tidak berlebihan dalam penggunaan motif yang membuat tampilan begitu elegan.
Hanya saja ada kekurangan yang aku emang aku rasain banget yaitu hijab organik ini emang gampang lecek banget. Sebelum digunakan pasti harus selalu di setrika dulu untuk menghilangkan bekas lipatan.
Pernah suatu waktu aku shalat ditempat umum dan menggunakan mukena tanpa membuka hijabku, pas udah selesai shalat, hijabnya langsung kusut banget. Tapi aku siasati dengan memutar posisi lipatannya. Jadi saranku emang hijab ini lumayan harus terjaga banget supaya gak kusut.
Selain itu gak ada lagi kekurangan lain menurutku, overall aku sih suka banget sama hijab organik dari Zayana Organic ini.

Untuk harga ini super duper diluar dugaan aku. Saat mendengar kalau ini berbahan organik, langsung deh dikepalaku terfikir "wah pasti mahal nih hijab" dan ternyataaaa cuma Rp185.000 ajaaa untuk ukuran standar square 115x115 dan Rp265.000 untuk ukuran syar'i 140x140. Cukup terjangkau dengan hijab senyaman ini. Selain itu, warna dari hijab ini gak bakalan luntur, terjaga kualitas warnanya karna penggunaan bahan-bahan organik.

Dengan kita membeli atau menggunakan Zayana Organic ini yang emang 100% menggunakan bahan organik, maka secara tidak langsung kita ikut andil dalam pelestarian lingkungan. keren, kaan!

Buat yang tertarik dan penasaran sama motif-motifnya kalian bisa cek website resmi atau di akun Instagramnya Zayana Organik dibawah ini.

Website : Zayana Organik Hijab

Instagram : @zayanaorganic



Sekian tulisan kali ini, semoga bermanfaat.
Love,
Helda Kardyana.