Thursday, 30 November 2017

Kompakers Bandung Kelas November - Flatlays Photography

Sejak awal mengikuti komunitas fotografi Kompakers Bandung jujur saja aku belum pernah bertemu sama sekali dengan anggota-anggotanya. Kami hanya bersapa-sapa di grup Whatsapp (WA) atau di kolom komentar Instagram. Dan sama sekali gak ada yang aku kenal, semua baru aku kenal semenjak aku gabung di komunitas Kompakers Bandung.

Setelah kurang lebih 3 bulan aku mengikuti komunitas Kompakers Bandung akhirnya pada pertengahan bulan oktober ada pengumuman di group WA bahwa akan diadakan kegiatan rutin setiap bulannya. Waktu itu ditunjuk siapa saja yang menjadi wali kelas setiap bulannya dimulai dari bulan november 2017.

Aku ingat betul wali kelas untuk kelas bulan November adalah Ibu Intha Padmanegara atau panggilan akrabnya mam Intha.
Aku mau cerita sedikit mengenai mam Intha ini.
Jadi pertama kali aku berteman di Instagram dengan mam Intha, aku sangat tertarik sekali dengan mam Intha. Nge-fans gitu hihihi.
Mam Intha ini sudah cukup berumur, mungkin diatas umur papaku. Terus aku kepo gitu ke akun instagramnya mam Intha. Dan entah kenapa pokoknya aku suka sama semua hasil jepretannya mam Intha. Aku juga suka cara beliau mendekor isi rumahnya. Luar biasa kufikir dengan usianya sudah tidak muda lagi.


-Team Kelas November 2017-

Di grup, mam Intha meminta support dan dukungan untuk menjadi wali kelas bulan november dan beliau menawarkan kepada siapapun yang berkenan membantunya. Mam mengatakan butuh sekitar 5 orang untuk bisa membantunya. Dengan gesit, aku bersua.

"aku bersedia membantu mam"

Lalu akhirnya, alhamdulillah aku menjadi team untuk pelaksanaan kegiatan meet up kelas november bersama mam Intha dan 4 orang teman lainnya, yaitu Gita, Teh Dwi, Teh Sari dan Teh Tince.
Dibuatlah grup baru khusus untuk team november. Di grup kita membahas tugas dari masing-masing personal dan membahas mengenai apa-apa saja yang harus dipersiapkan. Dan penentuan tanggal meet up kelas november akhirnya jatuh pada hari sabtu tanggal 11 november 2017 bertempat di Theatre Cafe yang beralamat di Jalan Kamuning no 8A Bandung dengan dress code warna pastel.

Hari selasa tanggal 7 november, akhirnya aku bertemu dengan seluruh team meet up kelas november untuk final meeting yang dilaksanakan di kediaman Mam Intha. Itu adalah pertama kalinya aku bertemu dengan sebagian anggota dari kompakers Bandung. Aku senang sekali, mereka welcome sekali padaku. Alhamdulillah.
Semua mendapat tugas masing-masing dalam pelaksanaan meet up kelas november kompakers Bandung ini, seperti design flayer, dekor, hadiah, sponsor, mc dan lain-lain.
Aku mendapat tugas untuk mengurus registrasi peserta dan mengkolektif data peserta yang memesan makanan yang nanti hadir di hari H.



-The day of meet up "Kelas November 2017"-

Sampai akhirnya di hari H meet up kelas november 2017. Kelas dimulai pada pukul jam 10.00 WIB aku sudah di lokasi pada pukul 09.00 WIB karna harus mempersiapkan untuk acara bersama dengan 5 orang panitia lainnya.
Aku bertugas didepan untuk registrasi. Registrasi dibuka pukul 10.00 WIB dan sudah banyak sekali yang datang untuk mengikuti meet up kelas november ini.
Ini adalah benar-benar untuk pertama kalinya aku bertemu dengan teman-teman dari kompakers bandung lain selain team kelas november dan semuanya super baik. Jujur saja aku sedikit malu dan gak enak karna "anak baru" udah jadi panitia hihihi tapi mam bilang "gak apa-apa, santai saja".

Ini dia sosok-sosok dari panitia meet up kelas november 2017.




Temen-temen dari kompakers bandung didominasi oleh ibu-ibu yang memang kebanyakan sudah berkeluarga, jadi yang masih gadis itu hanya beberapa saja, bisa dihitung jari termasuk aku hihihi.
Senang sekali rasanya aku si "anak baru" ini disambut baik juga oleh semua teman-teman yang sudah lama dikomunitas ini. Rasanya seperti sudah lama kenal dengan semua anggotanya.

Kegiatan meet up kelas januari ini akan diisi dengan workshop intern bertema "Flatlays Photography" yang akan dibimbing oleh Mba Muthia salah satu anggota kompakers bandung juga yang memang jago dalam bidang Flatlays Photography.
Sebelum kegiatan workshop dimulai, panitia memberikan kesempatan untuk wali kelas dan bukep Puti sebagai ketua kompakers bandung memberikan sedikit sambutan sebagai pembuka acara. Juga diberikan kesempatan untuk para murid baru termasuk aku untuk berdiri diatas panggung memperkenalkan diri secara resmi kepada anggota yang lainnya.
Kemudian dilanjutkan dengan doa dan memulai kegiatan workshop flatlays photography.

Workshop Flatlays Photography Kompaker Bandung Kelas November 2017

Jujur saja, aku tidak begitu mengikuti workshopnya karna masih sibuk dengan registrasi dan pemesanan makanan dengan pihak Cafe Theatre waktu itu. Tapi samar-samar aku sedikit mendengarkan isi dari workshop dengan tema Flatlays Photography ini, tentunya ini sangat bermanfaat bagiku yang newbie di bidang fotografi.
Flatlays Photography adalah gaya fotografi membidik objek entah itu makanan ataupun lainnya dengan cara menjepret objek 90 derajat dari atas, atau cara pengambilan gambar lurus sejajar antara kamera dengan objek yang akan di foto.
Begitu kira-kira singkatnya hehehehe


Selesai mini workshop bersama Mba Muthia, supaya lebih afdol kita semua diberi kesempatan untuk mempraktikan langsung flatlays photography yang akan diberi arahan oleh Mba Muthia sang guru. Di beberapa lokasi di Cafe Theatre ada beberapa spot area foto yang sudah disiapkan oleh panitia untuk mempraktekan langsung materi yang sudah kita dapatkan.
Beginilah kira-kira suasana saat para peserta mempraktekan Flatlays Photography.

Mba Muthia memberikan arahan kepada peserta.





Waktu itu objek yang digunakan untuk difoto adalah makanan. Dua diantaranya adalah produk makanan sponsor yang mendukung acara meet up kelas November ini yaitu dari Bandung Makuta cake kekinian asal Bandung milik salah artis tanah air Laudya Chintya Bella dan Rick's Cubanos sandwich kekinian asal Bandung yang juga milik salah satu artis tanah air Ricky Harun.

Saking seru dan asiknya, tidak terasa waktu untuk praktik foto flatlays sudah habis dan peserta dipersilahkan untuk istirahat dan menyantap hidangan makanan yang sudah dipesan sebelumnya. Dan tidak terasa pula waktu meet up kelas november ini akan ditutup. Sebelum ditutup, panitia memberikan informasi mengenai tugas yang harus dikerjakan peserta yang hadir di meet up kali ini. Yaitu dengan memposting foto hasil dari praktek flatlays photography di akun instagram masing-masing yang nantinya akan dipilih beberapa orang pemenang yang berhak mendapatkan hadiah dari para sponsor acara meet up kelas november ini.

Akhirnya acara meet up kelas november ini berjalan dengan lancar dan menyenangkan. Sebelum secara resmi acara ini ditutup, ada pengumuman "best student" dan "best dress" untuk peserta yang hadir dan diberi hadiah dari panitia meet up kelas november.


Alhamdulillah, aku senang sekali bertemu dengan banyak teman baru, keluarga baru, dan tentunya ilmu serta pengalaman baru yang In Syaa Allah mudah-mudahan bermanfaat. Aamiin..




Agak malu sih, tapi gak apa-apa. Berikut hasil dari foto flatlays selama kelas november ala Helda masih edisi belajar hihi










Salam kompak, salam senang. Sampai bertemu kembali di cerita selanjutnya.
See you!


Love,
Helda Kardyana















Monday, 2 October 2017

Komunitas Fotografi - Kompakers Bandung (Upload Kompakan)

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh..
Bismillah.

Ada banyak sekali bebagai komunitas yang aku ikutin sejak dulu. Dari mulai komunitas kajian, modeling, hijaber, dan lain sebagainya. Bulan Agustus 2017 lalu aku akhirnya resmi juga ikut salah satu komunitas fotografi di Bandung yaitu Kompakers Bandung.

Awalnya aku tau namanya itu Upload Kompakan. Kalau Upload Kompakan itu se-Nusantara nah, ternyata setiap daerah/kota ada juga komunitasnya yang dinamakan Kompakers. Karna domisili tempat aku tinggal di Kota Bandung, jadi aku ikut di Kompakers Bandung.




Tau komunitas Upload Kompakan itu udah lama banget, sekitar tahun 2015. Waktu itu pertama tau itu dari postingan temenku, dia beberapa kali aku lihat upload foto (yang kataku waktu itu 'ga jelas') mention ke akun Instagram @uploadkompakan dan pakai beberapa hastag juga. Sampe mikir "ini dia maksudnya apasih upload-upload foto engga jelas gini", karna engga ngerti jadi ya diabaikan aja. Saking beberapa kali bahkan sering liat postingan temenku itu akhirnya kepo nih, oh baru deh ngerti apa itu upload kompakan hehehe.

Upload Kompakan adalah pusat dari kompakers-kompakers berbagai kota/daerah. Jadi Upload
Kompakan ini adalah komunitas perempuan pencinta fotografi. Inget, komunitas perempuan! hehe. Dimana komunitas ini menjadi wadah bagi para perempuan yang senang dunia fotografi.
Jadi, setiap harinya itu ada tema untuk para kompakers se-Nusantara untuk upload foto. Misalnya temanya "Kue Cubit" , nah semua yang ikut upload kompakan atau kompakers setiap daerah masing-masing upload foto kue cubit. Dan disetiap tema pasti ada hastag khusus untuk setiap temanya, hal itu supaya kita gampang liat hasil-hasil foto anggota kompakers lain yang di upload.
Yang nentuin tema harian itu bergantian antara kompakers-kompakers berbagai kota/daerah. Nah, foto-foto yang terpilih nanti akan di grid dan di post di aku instagram upload kompakan, yang milihnya biasanya kalau engga dari tim upload kompakan bisa juga dari tim kompakers kota/daerah yang menentukan tema hariannya. Seru yah! hihi.

Oh iya, foto yang di upload gak sembarangan ya, tetep ada rules yang mesti dipatuhi nih.
Rulesnya itu:
1. Fotonya harus hasil jepretan sendiri. (Jadi, gak boleh tuh ambil dari google atau dari pinterest atau darimanapun. Pure harus hasil jepretan sendiri.)
2. Fotonya yang emang belum pernah di posting sebelumnya alias baru.
3. Tidak memperlihatkan anggota tubuh manapun selain jari tangan, tidak juga kaki meskipun berkaus kaki. (Nah yang ini yang seru, suka banget! Mungkin karna ini adalah komunitas perempuan makanya aturannya kaya gini, menjaga apa yang sudah seharusnya dijaga oleh seorang perempuan (re : aurat) pokoknya ini yang paling bikin aku tertarik hihi)
4. No unsur pornography, sara, miras, rokok. (Ini mah udah pasti yaaa, hihi)
5. Tidak memasukan unsur patung, boneka, hewan kecuali lauk pauk yang sudah di pesiang sehingga tidak sempurna bentuknya.
6. No Pork Please! (This is, last but not least)

Dan waktu upload hariannya itu pukul 06.00-19.00 WIB

Aku tertarik banget waktu itu karna pernah punya niatan untuk kurang-kurangi upload foto diri di media sosial terutama Instagram. Terus inget deh komunitas ini, akhirnya aku join. Pertama aku DM dulu ke akun instagram kompakers bandung, terus disuruh kirim data diri via WA. Aku tanya syaratnya apa, syaratnya cuma upload foto aja, mention dan gunakan hastag yang sudah ditentukan, wow simple as that! 
Terus aku masuk deh ke group WA kompakers bandung. Dan di grup aku di sambut baik sama anggota-anggota lainnya. Baik sekali! Kita berkenalan dan bertukar akun instagram. Dari awal gabung, aku merasakan energi positif di komunitas ini. Alhamdulillah.

Foto pertama yang aku upload untuk upload kompakan itu temanya Coffee Time. Ini penampakan fotonya, hihi





Aku waktu itu liat juga hasil orang lain lewat hastag, dan akuuuu jadi engga pede sama hasil fotoku. Karna foto-foto yang lain luar biasa keren-keren. Foto pertamaku aku upload tanggal 16 Agustus 2017. Aku sebenernya engga setiap tema aku upload karna kadang engga ada stok foto atau engga ada waktu untuk foto yang sesuai tema. Tapi diusahakan selalu aktif di komunitas ini.
Ini beberapa foto yang aku post di bulan agustus. Salah satu tema "Lengkungan pada Bangunan" itu bagian kompakers bandung yang menentukan tema waktu itu.

Daily Theme 28 Agustus 2017 "Lengkungan pada Bangunan" 
Daily Theme 29 Agustus 2017 "Kursi"

Daily Theme 30 Agustus 2017 "Kudapan" 

Dan di tema "Kudapan" itu alhamdulillah banget fotoku masuk grid upload kompakan. Rasanya ada kebanggan sendiri, meskipun masih harus banyak belajar untuk segi memotretnya. Tapi aku seneng banget waktu itu. Jadi semakin semangat dan semangat lagi untuk meningkatkan kualitas dari hasil jepretanku. Never stop learning! Serius deh, hasil foto-foto temen-temen upload kompakan lain jauh lebih keren.

Oiya untuk kompakers bandung sendiri itu setiap upload wajib banget menyertakan hastag #kompakersbdg & #kompakersbandunggareulis. Seru sekali!!







Friday, 25 August 2017

Aku Iri

Hari Rabu, 23 Agustus 2017.
Setelah sekian lama tidak mengisi ruh-ku dengan kajiannya ust Hanan Attaki akhirnya aku disini sekarang, di Mesjid Agung Trans Studio Bandung. 

Mesjid Agung Trans Studio Bandung

Selalu ada alasan setiap kali menghadiri kajian rutin shift pemuda hijrah di hari rabu ini.
Dari yg ada lembur, sudah janji dengan teman, kejauhan, gak ada temen dan alasan-alasan lainnya.

Tak pernah sekalipun aku tidak suka dengan suasana di mesjid agung Trans Studio ini.
Selain karna mesjidnya yg bagus dan nyaman, tapi suasana hangat sangat terasa disini.
Banyak sekali yg kukenal disini, tetapi lebih banyak pula yg tidak aku kenal. Aku tetap nyaman, sangat senang dengan suasana disini.
Mulai dari kulihat berombongan ukhti/akhi yang melintasi jalanan menuju ke mesjid ini. Kulihat wajah-wajah indah dari mereka semua. Seperti tidak sabar mendengarkan kajiannya ust Hanan Attaki. Iya memang, ust satu ini emang the best kedua buatku setelah nomor pertama itu Alm. ust Jefri.

Hanya melihat para ukhti-ukhti cantik nan shaliha berbaris antri untuk ke toilet atau untuk berwudhu saja aku bisa tersenyum sendiri. Entah kenapa, bahagia rasanya sederhana. Euphoria antusiasme wanita-wanita dan pria-pria shalihah dan shalih ini mungkin alasannya.


Tak pernah sekalipun aku tidak terharu dalam suasana disini.
Didalam mesjid tentu banyak sekali yang sibuk dengan smartphonenya ataupun sekedar mengobrol dengan teman-temannya. Ada juga yang terlihat senang karna bertemu dengan kawan lamanya disini. Dan yg membuat aku lebih terharu adalah, banyak pula yang menyibukan diri dengan hal yg sangat Allah sukai. Ya, tilawah Al-Qur'an.
Membaca dengan pelan ayat-ayat Al-Qur'an, aku hanya melihat dari dekat atau kejauhan dan adem sekali rasanya. Menyejukan. Padahal baru melihat. Apalagi mendengar dalam waktu yg lama.

Lalu lalang para perempuan muslimah cantik nan anggun dengan busana syar'i-nya tak pernah terlewat untuk dilihat. Meskipun yg datang kesini tidak semua berpakaian syar'i tetapi senang sekali rasanya melihat antusias mereka dalam majelis ilmu ini.












Lalu, sejenak aku terdiam. Merasa asik sendiri dengan lamunanku.
Bukan, ini bukan lamunan kosong.
Melihat ukhti-ukhti cantik menggunakan pakaian syar'inya bahkan dengan niqab, aku merasa malu. 
Aku tidak iri terhadap mereka yang memiliki rupa wajah begitu cantik, harta berlimpah, berpesta kesana kemari dengan rekan-rekannya. Aku lebih iri terhadap mereka yang beristiqomah dalam hijrahnya. Hebat sekali kufikir. Semua orang bisa hijrah dengan mudah, tapi istiqomah bukanlah hal mudah menurutku.



Bagiku, mereka adalah manusia tercantik, terkaya, terbahagia. Allah seperti memudahkan mereka dalam istiqomah, begitu fikirku.
Tapi sebenarnya tidak semudah itu, harus selalu ingat segala sesuatu menuju kebaikan pasti ada hal yg ditinggalkan. Mungkin tidak semua hijrah mereka mulus, bisa jadi mereka banyak mengorbankan segala hal untuk tetap beristiqomah di jalan Allah.

Aku berfikir, mengapa terasa sulit sekali bagiku untuk istiqomah seperti ukhti-ukhti disini? 
Aku merasa belum mantap dengan diriku, merasa jauh sekali dengan mereka yang disebut "shalihah", banyak sekali dosaku. Mungkinkah itu alasanku susah dalam beristiqomah?
Ya Rabb, bantu aku. Tetapkan hatiku untuk bisa beristiqomah seperti yang lainnya. Aamiin.



Suasana bubaran kajian rutin shift Pemuda Hijrah di Mesjid Agung Trans Studio Bandung. Ma Syaa Allah :')